Kapolda Gorontalo Tak Mau Berandai-andai Soal Motif Tewasnya Briptu RF: Akan Jadi Polemik

Proses pemakaman jenazah Briptu RF
Sumber :
  • tim tvOne - Didiet Cordiaz

Selain itu, dirinya menjamin akan memberikan informasi secara terbuka terkait kasus ini. Terlebih pada pihak keluarga korban.

Erick Thohir Ultimatum PSSI dan PT LIB Soal Keuangan: Kalau Tidak Baik Pasti Saya Bongkar

"Penyelidikan lanjutan, karena kita belum tahu apa latar belakangnya ini yang harus coba kita gali, kita uraikan, kita cari petunjuk cari alat bukti, fakta dan sebagainya sehingga kita bisa simpulkan. Kami dengan pihak keluarga pun bersepakat apa yang jadi latar belakang ini harus diungkap secara jelas," ungkap Irjen Helmy.

"Beberapa waktu lalu keluarga dari almarhum, paman-paman ikut ke Gorontalo untuk ikut melihat, menyaksikan langsung kondisi jenazah yang masih utuh. Memang saya sampaikan jangan di apa-apakan dulu, salah satu bentuk transparansi kami terhadap peristiwa. Begitu sudah melihat kita bersepakat, pihak keluarga tidak setuju untuk dilakukan autopsi dan kita bawa ke Semarang untuk bisa dimakamkan," sambungnya.

Minta maaf

Irjen Angesta Romano Yoyol Soal Kematian Briptu RF: Proses Tetap Lanjut

Irjen Helmy mengantarkan langsung jenazah Briptu Rully ke Semarang sekaligus memimpin proses pemakaman.

Di kesempatan yang sama, Irjen Helmy menyampaikan permohonan maaf kepada kedua orang tua korban. Baginya Briptu RF sudah seperti anaknya sendiri.

Polda Gorontalo Masih Terus Dalami Motif Kematian Briptu RF

"Saya sudah memohon maaf dengan ortu almarhum bahwa saya tidak sempurna dalam menjaga almarhum," katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title