Isi Surat Utang Piutan Anies Baswedan Bocor di Medsos, Ini Faktanya

Anies Baswedan-Sandiaga Uno
Sumber :
  • Twitter @aniesbaswedan

Gorontalo – Isu utang Anies Baswedan kepada Sandiaga Uno sebesar Rp50 miliar sempat menjadi perbincangan hangat publik. 

img_title Kantong Kering Jiwa Sosialita: 7 Tanda Seseorang Hidup Mewah Namun Terjerat Utang

Isu tersebut diungkap oleh Waketum Partai Golkar Erwin Aksa saat tampil di podcastnya Akbar Faisal, 5 Februari 2023 kemarin.

Ketika ditanya apakah utang tersebut sudah dibayakan atau belum, Erwin menjawab belum.

img_title Kalah di Pilpres, Ganjar Pranowo Dapat Tugas Bikin PDIP Berjaya di Pilkada 2024

Utang tersebut dipakai untuk mendanai kampanye Anies-Sandi pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

Namun, baru-baru ini, beredar dimedia sosial isi surat perjanjian utang piutang Anies Baswedan kepada Sandiaga Uno. Surat ditandatangani tanggal 9 Maret 2017.

img_title Ramalan Zodiak Keuangan 14 Mei 2024: Taurus Pikirkan Utang, Libra Kelola Tabungan

Berikut fakta surat utang piutang Anie Baswedan yang beredar di medsos:

1. Rincian utang

Surat tersebut memuat 7 poin penting antara Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. 

Pertama, surat tersebut tambahan dari surat pernyataan pengakuan utang piutang pertama sebesar Rp20 miliar dan surat pernyataan pengakuan utang kedua sebesar Rp30 miliar.

Kedua, Anies kembali meminjam uang sebesar Rp42 miliar dari Sandiaga Uno tanpa jaminan dan tanpa bunga lewat surat pernyataan pengakuan utang ketiga.

Ketiga, Anies mengetahui total jumlah pinjaman I, II, dan III sebesar Rp92 miliar.

Keempat, dana pinjaman ini berasal dari pihak ketiga dan Sandiaga Uno menjamin pembayaran utang ketiga kepada pihak ketiga.

Kelima, Sandiaga Uno tahu jika utang I, II, dan III bukan untuk kepentingan pribadi Anies Baswedan melainkan untuk dana kampanye Pilkada DKI 2017.

2. Pelunasan

Poin keenam, Anies bertanggung jawab akan mengembalikan dan atau membantu pengembalian utang ketiga jika Anies-Sandi kalah di Pilkada DKI 2017.

Poin ketujuh, jika Anies-Sandi terpilih jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Sandi menghapuskan utang I, II, III dan Anies Baswedan terlepas dari tanggung jawab.

3. Kebenaran surat

Melansir Tempo, beredarnya surat tersebut belum mendapat tanggapan dari Ketua Tim Anies, Sudirman Said. Staf Sandiaga Uno, Yuga Aden juga sama.

Sementara Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengaku mendapatkan slinan surat tersebut, tapi tidak bisa memastikan kebenarannya. 

“Saya juga belum pernah lihat perjanjiannya. Sehingga kalau dikonfirmasi, apakah ini benar apa engga, saya nggak tahu,” ujarnya.