Kasihan, Ibunda Pratama Arhan Sampai Menangis Lihat Anaknya Jadi Sasaran Bully Netizen

Ibunda Pratama Arhan menangis anak dibully
Sumber :
  • Tim tvOne - Agung Wibowo

VIVA Gorontalo – Pratama Arhan menjadi pemain yang paling dikritik netizen atas kekalahan Timnas Indonesia U-23 dari Uzbekistan di semifinal Piala Asia U-23.

img_title Mengapa Anda Harus Berhenti Oversharing: Ini 5 Alasan yang Mendasar

Bagaimana tidak? Pada pertandingan itu Pratama Arhan mencetak satu gol bunuh diri yang menyebabkan Timnas Indonesia U-23 kalah 0-2.

Usai pertandingan tidak sedikit netizen yang menyerbu Pratama Arhan lewat media sosial.

img_title Timnas Indonesia Diminta Hati-hati, Filipina Sekarang Bukanlah Filipina yang Dulu

Mereka meluapkan kekecewaan di akun Instagram Pratama Arhan dengan menulis komentar hujatan.

Hal ini pun membuat keluarga Pratama Arhan merasa sedih dan kecewa.

img_title Timnas Indonesia Kalah, Erick Thohir Minta STY dan Pemain Evaluasi Diri

Ibu Pratama Arhan, Surati meminta maaf atas kesalahan yang dibuat Pratama Arhan.

"Mohon maaf atas kesalahan anak saya. Tolong para pendukung jangan di-bully Arhan. Kita sudah berjuang maksimal hingga di titik ini,’’ kata Surati.

Surati mengaku sampai menangis membaca komentar netizen.

Ia berharap komentar negatif terhadap anaknya segera berakhir dan meminta netizen kompak mendukung perjuangan Timnas Indonesia U-23.

"Saya mohon kepada netizen untuk berhenti membully Arhan. Dia sudah berusaha sekuat tenaga untuk Timnas Indonesia. Kita harusnya saling mendukung, bukan malah menjatuhkan," ujar Surati.

Sekadar informasi, kekalahan Timnas Indonesia U-23 atas Uzbekistan membuat Pratama Arhan dkk kehilangan tiket ke partai puncak Piala Asia U-23.

Timnas Indonesia masih akan bertemu Irak Untuk memperebutkan tempat ketiga Piala Asia U-23 2024.

Duel Timnas Indonesia U-23 vs Irak akan digelar di Stadion Abdullah bin Khalifa, Kamis, 2 zmei 2024.

Artikel ini sudah tayang di tvonenews.com pada hari Rabu, 1 Mei 2024 dengan judul: Pratama Arhan Menjadi Sasaran Bully Netizen, Ibunda Meneteskan Air Mata