Sempat Tertunda Bertahun-Tahun, Akhirnya Film Buya Hamka Segera Ditayangkan
- Instagram @falconpictures_
Gorontalo – Film Buya Hamka akan siap ditayangkan dalam waktu dekat ini. Kabar terbaru soal jadwal penayangan tersebut hadir bersamaan dengan perilisan poster terbaru film yang diunggah pada Senin (13/3/2023).
Dalam poster itu tertulis, Falcon Pictures selaku rumah produksi mengumumkan film Buya Hamka akan tayang pada lebaran 2023.
"Teaser poster #BuyaHamka, lebaran di bioskop!" tulis rumah produksi.
Walaupun belum ada informasi jadwal penayangan yang mendetail, penjadwalan film tersebut sudah ada sekitar dua tahun lalu saat rumah produksi membocorkan tampang Vino G. Bastian selaku pemeran utama, Buya Hamka.
Dalam unggahan 13 April 2021 lalu, Vino terlihat keriput, rambut berubah dan mulai menipis menghiasi kepala Vino, begitupun dengan janggut yang telah memutih.
"Exclusive first look, Buya Hamka. #ComingSoon di bioskop kesayangan anda," tulis Falcon Pictures dua tahun lalu.
Waktu itu, Vino G Bastian sempat mengatakan proses casting tokoh Buta Hamka telah dilakukan sejak tahun 2017 lalu, tapi untuk mendapatkan hasil peniruan yang maksimal, proses itu harus berjalan lama.
"Ada beberapa casting yang saya sudah terima tapi saya harus ditemui dengan yang lain-lain, cocok atau tidak. Terus saya harus tes makeup lagi. Ya kalau secara muka susahnya kalau disamain." kata Vino, dilansir dari CNN Indonesia.
Selain tampang, Vino mengakui dirinya dituntut untuk bisa mengaji Al-quran sebagaimana yang dilakukan Buya Hamka semasa hidupnya
"Proses casting-nya itu enggak cuma ketemu terus dapat, tapi ada tes lagi," ujar Vino.
"Saya juga pernah dites untuk baca Al-quran gitu, ya semuanya saya rasa untuk mencapai level lebih tinggi, ya usahanya lebih besar, lebih banyak," tambahnya.
Diketahui bahwa, pembuatan film Buya Hamka ini sudah direncanakan sejak tahun 2014 san pertama kali diumumkan di tahun 2019.
Produser Starvision Plus Chand Parwez mengungkapkan gagasan itu datang dari Din Syamsuddin untuk membuat film tentang Buya Hamka.
Tanpa banyak berfikir, Chand Parwez langsung merespons tawaran yang datang pada 4 November 2014 itu.
Bahkan, ia sampai hadir dalam pertemuan di kantor MUI. menurutnya, film Buya Hamka adalah film Indonesia pertama di mana rumah produksinya bekerja sama dengan MUI.