6 Poin Pernyataan Resmi PSM Makassar atas Kerusuhan Suporter: Jangan Lagi Ada Ego Kelompok
- VIVA Gorontalo
Sulawesi Selatan, VIVA Gorontalo – Manajemen PSM Makassar merespon kerusuhan antar sesama suporter di laga kontra Dewa United, Sabtu, 8 Juli 2023.
Lewat pernyataan resminya, PSM Makassar mengeluarkan 6 pernyataan resmi.
Insiden tersebut disebut menodai nama baik PSM Makassar yang sukses menggelar seluruh pertandingan kandang musim lalu.
Manajemen juga telah mengumpulkan bukti-bukti dan laporan atas insiden tersebut.
Berikut 6 poin pernyataan resmi PSM Makassar terkait kerusuhan suporter di Stadion BJ Habibie.
Pertama, memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh insan sepakbola se Indonesia atas insiden tersebut. Kami berharap ini adalah insiden yang terakhir kalinya di sepak bola Indonesia.
Kedua, mengutuk keras insiden tersebut sekaligus menyesalkan dan menyayangkannya. Manajemen akan bertindak tegas kepada oknum yang terlibat dalam insiden ini.
Ketiga, manajemen akan mengambil langkah antisipatif untuk mencegah insiden ini terulang kembali. Termasuk berkoordinasi dan meminta arahan PSSI, PT Liga Indonesia Baru dan Kepolisian Republik Indonesia.
Keempat, berterimakasih atas respon cepat dan tepat personel keamanan dalam menangani insiden ini. Sehingga insiden tidak meluas dan sama sekali tidak mengganggu jalannya pertandingan.
Kelima, mengimbau kepada seluruh suporter untuk bersama-sama senantiasa menjaga nama baik PSM Makassar. Jangan lagi ada ego atau kepentingan-kepentingan kelompok yang justru merugikan klub yang kita cintai ini.
Keenam, menyerahkan dan meminta proses hukum insiden tersebut kepada aparat keamanan terhadap para pelaku.
Sekadar diketahui, duel PSM Makassar vs Dewa United berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan Dewa United.
Sempat unggul satu gol di babak pertama, PSM Makassar kena comeback Dewa United di babak kedua.
Tim tamu berhasil mencetak dua gol masing-masing di lewat kaki Dimitris Kolovos pada menit 48 dan gol Alex Martins Ferreira pada menit 93.