4 Alasan Persebaya Keok saat Bentrok Lawan PSIS, Salah Satunya Finishing

PSIS vs Persebaya
Sumber :
  • ligaindonesiabaru.com

VIVA Gorontalo – Duel klasik PSIS vs Persebaya berakhir dengan kemenangan PSIS dengan skor 2-0.

img_title Persebaya Pertahankan Pemain Serba Bisa, Kasim Botan

Duel bertajuk El Clasico BRI Liga 1 itu berlangsung di Stadion, Jatidiri, Semarang, Minggu, 16 Juli 2023.

Dalam laga tersebut Persebaya keok usai gawang Ernando Ari dua kali dibobol Carlos Cortes.

img_title Rumor! Persib Panggil Robert Rene Alberts Jadi Dirtek 

Kekalahan ini sekaligus memutus tren positif Persebaya atas PSIS dalam dua pertandingan terakhir.

Pelatih Persebaya, Aji Santoso membeberkan beberapa alasan Persebaya keok dari pasukan Gilbert Agius

img_title Arema FC Pakai Pelatih Asing Musim Depan, Siapa?

Supaya tidak berlama-lama, yuk kita bahas!

1. Finishing bermasalah

Persebaya bukan tanpa perlawanan saat dibungkam PSIS 2-0.

Beberapa kali peluang Bajul Ijo mengancam pertahanan PSIS selama pertandingan.

Hanya saja, penyelesaian akhir para pemain Bajul Ijo belum sempurna.

Aji bahkan sempat kecewa dengan sundulan Brilian Aldama di depan gawang PSIS yang tidak berujung gol.

"Brilian Aldama tadi 100 persen bisa gol tapi belum bisa cetak gol,” imbuhnya. 

2. Mentalitas

Alasan kedua Persebaya tumbang dalam pertandingan ini yaitu mentalitas.

Sejak awal, Persebaya memang tidak diperkuat oleh salah satu pemain kuncinya yakni, Bruno Moreira.

Absennya Bruno di babak pertama membuat Ze Valente kehilangan tandem.

Tidak hadirnya Bruno memang membuat mental anak asuh Aji Santoso tidak seperti biasanya.

Terbukti, saat gol pertama Carlos Fortes mental skuad Bajul Ijo menurun.

Hal itu juga diakui Aji Santoso.

Berbeda dengan mental PSIS yang terus meningkat speanjang laga, terlebih usai Fortes mencetak gol pertama.

“Pertandingan berjalan cukup berimbang hanya saja Semarang (PSIS) setelah mencetak gol mentalitasnya naik terbukti dia bisa cetak gol lagi,” ujarnya.

3. Kurangnya kreatifitas

Seperti dikatakan di awal, bahwa ketidakhadiran Bruno Moreira membuat skuad bajul ij kehilangan kreativitas di lapangan.

Bruno menjadi salah satu kunci permainan Persebaya yang mampu menghadirkan kejutan-kejutan di sisi sayap.

4. Striker masih mandul

Alasan terkahir yakni striker Persebaya belum sepenuhnya bermain bagus.

Sho Yamamoto dan Paulo Victor yang diharapkan menjadi juru gedor malah sering melakukan kesalahan hingga kehilangan bola.

Usai menghadapi PSIS Semarang, di laga berikutnya Persebaya akan menghadapi RANS Nusantara FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pekan depan. Kini Persebaya berada di posisi 11 dengan perolehan 4 poin.