Bima Sakti Soal Pemain Diaspora di Seleksi Timnas U-17: Kalau Bagus Saya Ambil
- PSSI.org
VIVA Gorontalo – Pelatin Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti menegaskan tidak ada jaminan untuk pemain diaspora lolos seleksi Timnas Indonesia U-17.
Seleksi kali ini Bima memanggil 34 pemain muda, termasuk enam pemain diaspora.
Adapun enam pemain diaspora yang dipanggil Bima yakni Welberlieskott de Halim Jardim dan Madrid Augusta.
Kemudian ada Mahesa Ekayanto, Staffan Qabiel Horrito, Aaron Liam Suitela, dan Aaron Nathan Ang.
Berstatus pemain diaspora bukan jaminan bisa lolos seleksi.
Bima menegaskan pemain yang dicari adalah pemain dengan skil dan kualitas.
Kalau pemain lokal lebih mumpuni dibanding pemain diaspora, tentu bima lebih memilih pemain lokal.
"Kalau memang mereka bagus dibandingkan anak-anak yang sudah ada, ya akan saya ambil. Kalau enggak, lebih baik kita ambil anak-anak lokal yang telah berjuang di akademi dan SSB (Sekolah Sepak Bola)," kata Bima dikutip dari laman resmi PSSI, Selasa, 18 Juli 2023.
"Kita sudah sampaikan bahwa kriteria utama pasti kualitas. Kemudian sesuai posisi, (misalnya) postur tubuh harus seperti bek. Kiper mutlak (tingginya) 180 cm ke atas," tukas Bima Sakti.
Promosi-degradasi
Internal gim Timnas Indonesia U-17
- PSSI.org
Saat ini, Garuda Asia, julukan Timnas Indonesia U-17 masih dalam proses seleksi.
Seleksi digelar dengan model pemusatan latihan di Jakarta hingga 28 Agustus 2023 mendatang.
Bima Sakti menerapkan sistem promosi degradasi.
Artinya, dirinya mencoba memberi kesempatan bagi para pemain yang mengantre.
"Rencananya kita ada promosi degradasi karena ingin mencoba memberi kesempatan dari para pemain yang mengantri termasuk yang dari luar (diaspora) saat ini begitu banyak," ujarnya.
"Kita juga sudah melihat kondisi mereka-mereka yang telah diberi kesempatan," tambahnya.