Salut! Bonek Lunasi Denda Persebaya ke Komdis PSSI

Suporter Persebaya, Bonek
Sumber :
  • Persebaya.id

VIVA Gorontalo – Suporter Persebaya, Bonek, turun tangan usai klub kesayangan mereka dijatuhi denda oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

img_title Timnas Indonesia Kalah, Erick Thohir Minta STY dan Pemain Evaluasi Diri

Bonek berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp25.192.700 demi membantu klub Bajul Ijo.

Dana tersebut kemudian diserahkan kepada Direktur Persebaya, Candra Wahyudi di jeda turun minum pertandingan Persebaya vs RANS Nusantara, Minggu, 23 Juli 2023.

img_title Persebaya Pertahankan Pemain Serba Bisa, Kasim Botan

Hadir dalam penyerahan itu tiga pentolan Bonek yakni Husin Ghozali (Green Nord), Erik Wicaksono (Gate 21), dan Sinyo Devara (Tribun Kidul).

Donasi ini kemudian akan digunakan untuk melunasi denda Persebaya ke Komdis PSSI.

img_title Fix! Persebaya Lepas 4 Pemain Asing,Termasuk Robson Duerte

Dikutip dari akun Twitter Green Nord, donasi ini sekaligus partisipasi mencerdaskan PSSI.

Mereka menilai aturan PSSI terkesan asal-asalan.

"Dengan total yang terkumpul sebesar Rp 25.192.700,- Maturnuwun dulur-dulur Bonek, sudah berpartisipasi untuk mencerdaskan P$$I biar tidak asal njeplak dan bikin regulasi yang asal," tulis akun Twitter Green Nord @Green_Nord27.

Sebagaimana diketahui, Persebaya mendapat sanksi berupa denda sebesar Rp25 juta usai pertandingan melawan PSIS Semarang di pekan ketiga BRI Liga 1 kemarin.

Pada pertandingan tersebut, suporter Persebaya kedapatan nekat menonton pertandingan langsung di stadion.

Tak hanya Persebaya, Komdis PSSI juga menjatuhi sanksi denda yang sama kepada PSIS dengan dalih kelalaian membiarkan suporter lawan masuk.

Bonek buka open donasi untuk PSSI dari

Photo :
  • Twitter @Green_Nord27

Pernyataan resmi Persebaya

Direktur Persebaya, Candra Wahyudi dalam keterangan resminya mengatakan keputusan tersebut sepihak.

Komite Disiplin PSSI tak ubahnya pengadilan sesat.

"Bahkan, dalam beberapa vonis, Komdis menegaskan tidak ada upaya banding. Entah apa alasannya. Sekali lagi, semau Komdis sendiri! Kediktatoran macam apa ini. Sudah pengadilannya sepihak, vonisnya pun tidak bisa dibanding. Terus apa fungsinya Komisi Banding (Komding) yang juga bagian dari badan yudisial PSSI?" tulis Candra, dikutip dari laman resmi klub, Senin, 24 Juli 2023.

Lebih lanjut Chandra tak segan menyebut Komdis PSSI menjatuhkan hukuman semaunya sendiri.

Dengan dalih transformasi sepak bola Indonesia atas Tragedi Kanjuruhan, aturan tersebut dinilai tanpa teknis yang jelas.

"Di luar konteks bahwa Komdis menghukum semaunya sendiri, aturan larangan kehadiran suporter tamu memang memantik kontroversi. PSSI berkilah regulasi ini adalah bagian dari transformasi sepak bola Indonesia paska Tragedi Kanjuruhan," kata Candra. "Harapannya, pertandingan jadi lebih kondusif. Tapi, aturan itu hanya sebatas deretan huruf yang terangkai menjadi kata-kata saja. Tidak ada teknis lebih detail saat mengaplikasikan di lapangan," sambungnya.