Flashback Persija vs Persebaya 19 Tahun Lalu: Laga Penuh Drama hingga Bajul Ijo Juara

Duel Persija vs Persebaya 19 tahun lalu
Sumber :
  • Buku Gue Persija

VIVA Gorontalo – 19 tahun lalu, Persija takluk di tangan Persebaya lewat laga penuh drama.

img_title Masih Dipercaya Paul Munster di Persebaya, Andre Oktaviansyah: Alhamdulillah

Tepatnya tanggal 23 Desember 2004, di Stadion Gelora 10 November, Tambaksari, Surabaya.

Saat itu, kans juara terbuka lebar untuk Persija ketika kompetisi menyisakan satu laga.

img_title Persebaya Pertahankan Pemain Serba Bisa, Kasim Botan

Tim berjuluk Macan Kemayoran bertengger di puncak klasemen dengan 60 poin.

Namun, posisi Persija tak sepenuhnya aman. Persebaya menguntit di posisi kedua dengan 58 poin.

img_title Fix! Persebaya Lepas 4 Pemain Asing,Termasuk Robson Duerte

Sementara PSM Makassar di posisi ketiga dengan poin yang sama.

Dengan kata lain, duel melawan Persija saat itu benar-benar krusial bagi Bajul Ijo untuk menentukan siapa kampiun kala itu.

Persebaya saat itu diarsiteki Jacksen F Tiago dan diperkuat sejumlah pemain berlabel Timnas Indnesia.

Sebut saja Hendro Kartiko, Mursyid Effendi, Bejo, hingga Kurniawan Dwi Yulianto.

Duel penuh drama

Duel Persebaya vs Persija 19 tahun lalu dihiasi drama.

Kedua tim harus menunggu sekitar satu setengah jam sampai hujan deras redah.

Saking lamanya, panitia pelaksana saat itu harus memasang garis lapangan berulang kali.

Persebaya, tim berstatus promosi, tak gentar. Serangan demi serangan langsung mengancam pertahanan Persija.

Alhasil, gelandang asal Brasil, Danio Fernando berhasil mencetak gol cepat kala laga baru berusia lima menit.

Persija tak tinggal diam. Bambang Pamungkas melepas tendangan keras pada menit ke-17.

Beruntung masih bisa digagalkan Gendro Kartiko.

Keunggulan 1-0 Persebaya bertahan hingga babak pertama selesai.

Di babak kedua, Persebaya malah blunder. Gol bunuh diri Mat Halil malah malah menyamakan kedudukan.

Terpaut dua poin, jelas hasil imbang tidak bisa mengkudeta Persija.

Namun, gol bunuh diri sedikitpun tak menyurutkan semangat anak buah Jacksen F Tiago.

Hanya berselang tiga menit, Luciano de Souza mencetak gol. Persebaya unggul 2-1.

Hingga babak kedua selesai, skor tidak berubah. Persebaya menasbihkan diri sebagai juara meski berstatus tim promosi.

Gelar ini menjadi spesial bagi Jacksen F Tiago. Pasalnya, Pelatih asal Brasil itu sukses memberikan dua gelar juara untuk Persebaya.

Gelar pertama diberikan Jacksen F Tiago ketika masih berstatus sebagai pemain Persebaya pada era 1996/1997.

Halaman Selanjutnya
img_title