Bikin Tegang, Julian Schwarzer Selamatkan Arema FC dari Gempuran Persis Solo

Julian Schwarzer, kiper baru Arema FC
Sumber :
  • Twitter @AremafcOfficial

VIVA Gorontalo – Julian Schwarzer tampil gemilang ketika Arema FC jadi bulan-bulan Persis Solo dalam lanjutan BRI Liga 1 pekan ke-5 musim ini.

Timnas Indonesia Diminta Hati-hati, Filipina Sekarang Bukanlah Filipina yang Dulu

Bertanding di Stadion Sriwedari, Arema FC dibombardir selama 90 menit pertandingan.

Namun, sekali mendapat peluang lewat serangan balik, Arema tak menyia-nyiakannya.

Hasil Timnas Indonesia Vs Irak: SKuad Garuda Tumbang 0-2

Tim berjuluk Singo Edan ini berhasil unggul lebih dulu melalui sepakan penalti Gustavo Almeida pada menit 19.

Namun sayang, keunggulan tersebut hanya bertahan hingga menit ke-72 setelah Messidoro berhasil menyamakan kedudukan melalui skema yang sama.

Persebaya Pertahankan Pemain Serba Bisa, Kasim Botan

Sejak pertandingan dimulai, tim tuan rumah memang lebih menguasai pertandingan.

Tercatat hingga babak pertama usai, meski kalah dalam skor, tapi Persis mencetak enam tendangan tepat sasaran.

Namun semuanya gagal dikonversi menjadi gol.

Salah satu aktor yang menggagalkan peluang-peluang Persis Solo adalah Julian Schwarzer Garcia.

Tercatat sepanjang pertandingan, Julian Schwarzer membuat delapan penyelamatan krusial.

Berkat penampilannya Persis Solo gagal mencuri poin penuh dari Arema FC.

Sedangkan bagi Arema FC, Julian Schwarzer menjadi harapan baru untuk segera bangkit di pertandingan selanjutnya.

Pertandingan Persis Solo vs Arema FC berakhir 1-1

Photo :
  • Twitter @persisofficial

Rekam jejak Julian Schwarzer

Pemain berusia 23 tahun ini memiliki paspor Filipina.

Meski lahir dari seorang Ayah berkewarganegaraan Australia, namun Julian memiliki darah Filipina dari Ibunya.

Nama terakhir Julian pun diambil dari nama Ibunya, Paloma Garcia.

Darah sepak bola mengalir deras dalam diri Julian Schwarzer.

Bagaimana tidak, selain Ayahnya yang merupakan kiper dengan jam terbang tinggi. 

Ibu Julian, Paloma Garcia juga lahir dari seorang ayah mantan pemain sepak bola Universitas De La Salle di Manila.

Sebelum memutuskan bergabung dengan Arema, Julian bermain di Malaysia bersama Kuching City.

Ia juga sempat menimbah ilmu di mantan klub Ayahnya, Fulham pada tahun 2020-2022.

Julian juga memiliki tiga caps bersama timnas Filipina.

Kiper kelahiran Harrotage, Inggris ini merupakan anak dari legenda Middlesbrough, Mark Schwarzer.

Kiper baru Arema FC Julian Schwarzer

Photo :
  • ligaindonesiabaru.com

Bersama tim berjuluk The Boro itu, Schwarzer mengoleksi 367 penampilan sepanjang berkarir dari 1997-2008.

Di tahun berikutnya Ia memutuskan pindah ke Fulham.

Ia memiliki 172 caps selama lima tahun bermain di Craven Cottage, markas Fulham.

Hingga akhirnya di penghujung karir, Schwarzer menghabiskan waktu bersama Chelsea dan Leicester City.

Sementara selama berseragam timnas Australia, Schwarzer memiliki 109 penampilan.

Schwarzer sudah mengawal gawang timnas Socceroos sejak 1993 dimulai dari kelompok umur 17.

Hingga akhirnya pada tahun 2013 ia memutuskan gantung sepatu di usia 41 tahun.

Pencapaian terbaiknya adalah mengantarkan Australia ke babak 16 besar Piala Dunia 2006 namun kalah dari Italia. 

Ia juga turut tampil di Piala Dunia 2010 meski tersingkir di fase grup.