Leonardo Medina Puji M Faqih Maulana, Bek Masa Depan Persis Solo

M Faqih Maulana di laga Persis Solo vs Arema FC
Sumber :
  • ligaindonesiabaru.com

VIVA Gorontalo – M. Faqih Maulana mulai menemukan tempat di tim utama Persis Solo

img_title Persebaya Pertahankan Pemain Serba Bisa, Kasim Botan

Hengkangnya Abduh Lestaluhu ke PSS Sleman membuka pintu bagi M Faqih Maulana untuk bermain.

Dalam enam laga yang telah dimainkan Persis Solo, dia sudah tampil di lima laga dengan total 199 menit bermain.

img_title Rumor! Persib Panggil Robert Rene Alberts Jadi Dirtek 

Bahkan di dua laga terakhir Persis Solo, pemain berusia 18 tahun itu bermain 90 menit penuh.

Kendati demikian, Ma Faqih masih membutuhkan perjuangan dan kerja keras.

img_title Arema FC Pakai Pelatih Asing Musim Depan, Siapa?

Menurut pelatih Persis Solo, Leonardo Medina, M Faqih menjalani proses yang tidak mudah.

Pada BRI Liga 1 musim lalu, jebolan Persis Youth ini hanya bermain sepanjang 21 menit saja yang juga sekaligus menjadi debutnya bersama Persis di kasta tertinggi.

Leonardo Medina juga tak ragu mulai memberikan tempat di tim utama untuknya.

“Musim lalu. Faqih hanya bermain kurang dari 45 menit. Dan musim ini dia mulai bermain dengan beberapa menit. Setelah itu saya beri kesempatan juga untuknya berada di starter," kata Leonardo.

"Saya perlu melakukan tahap demi tahap. Tidak hanya dengan satu pertandingan atau dengan satu aksi saja,” sambungnya.

Leonardo Medina

Photo :
  • ligaindonesiabaru.com

Tak cuma itu, pelatih asal Meksiko ini tak segan memuji pemainnya itu.

Kata dia, M Faqih punya mental baja. Sebab, M Faqih mau belajar untuk menempa skillnya.

Bagaimana tidak, di laga perdana Persis saat menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Manahan Solo, Faqih melakukan gol bunuh diri yang membuat timnya kalah 2-3. 

Namun kejadian itu justru membuatnya terus belajar dan menempa diri dalam latihan demi latihan.

“Gol bunuh diri itu secara mental bagi dia pasti sangat berat. Siapa yang akan membantunya terhadap emosi yang dirasakan pemain, terlebih disaat semuanya tidak berjalan dengan baik. Dia terus belajar banyak untuk bangkit,” tambah Leonardo.