Bungkam Haters, Shin Tae-yong Cetak Rekor Gila Bersama Timnas Indonesia
- Twitter @erickthohir
VIVA Gorontalo – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong berhasil bikin rekor mentereng usai loloskan Timnas Indonesia U-23 ke Piala Asia U-23 tahun depan.
Pelatih asal Korea Selatan itu bikin rekor meloloskan Timnas Indonesia semua level ke Piala Asia.
Sebelum meloloskan Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong lebih dulu meloloskan Timnas Indonesia U-20 dan Timnas senior di ajang yang sama.
Timnas Indonesia U-20 sudah lebih dulu bertanding tahun kemarin.
Sayangnya, perjuangan Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia U-20 pupus di fase grup.
Sementara itu, untuk Timnas senior baru akan berlaga pada bulan Januari 2024 di Qatar.
Terbaru pelatih yang akrab disapa STY itu meloloskan Timnas Indonesia U-23 ke Piala Asia U-23 tahun depan di Qatar.
Piala Asia U-23 digelar di Qatar pada 15 April hingga 3 Mei 2024.
Peringkat FIFA meningkat
Selain sukses membawa Timnas Indonesia lolos Piala Asia tahun depan, Shin Tae-yong juga sukses memperbaiki posisi Indonesia di papan ranking FIFA.
Ranking FIFA Timnas Indonesia melejit atau naik empat peringkat dari peringkat 150 ke 146.
Timnas Indonesia naik ke peringkat 146 dunia berkat kemenangan 2-0 atas Turkmenistan dan efek kekalahan St. Kitts And Nevis di ajang Concacaf Nation League.
Dua hasil pertandingan itu membuat Timnas Indonesia besutan Shin Tae-yong mendapat suntikan 5,41 poin.
Secara total Marc Klok dkk kini mengoleksi 1,052.87 poin.
Peluang Indonesia terus melejit masih terbuka lebar. Bahkan, Timnas Indonesia menjadi negara Asia Tenggara yang melejit paling tinggi di ajang FIFA Matchday September ini.
Bungkam haters
Sebelum mencatatkan rekor, Shin Tae-yong sempat dicibir pemerhati sepak bola Indonesia hingga netizen.
Salah satunya dilakukan oleh Koordinator Save Our Soccer (SOS) Akmal Marhali.
Akmal bahkan meminta Shin Tae-yong mundur saat gagal menjuarai Piala AFF U-23 baru-baru ini.
Akmal Marhali menilai masyarakat Indonesia butuh trofi, sesuatu yang belum dipersembahkannya selama menukangi Timnas.
Kegagalannya di Piala AFF U-23 juga mengundang sikap skeptis para suporter.
Sebab, ajang Piala AFF mereka jadikan tolok ukur keberhasilan lolos ke Piala Asia U-23 tahun depan.