9 Macam Teknik Menggendong Bayi, Bunda Wajib Tahu
- Pixabay
Gorontalo – Menggendong bayi dengan posisi yang benar bisa meminimalisir rasa pegal pada orang tua. Terlebih pada bayi yang akan merasa aman dan nyaman.
Nah, ternyata menggendong bayi punya teknik atau cara yang bermacam-macam. Tergantung tahapan usia. Karena setiap tumbuh kembang si bayi membutuhkan teknik menggendong yang berbeda.
Untuk bayi baru lahir harus berfokus pada kepala dan leher. Dua bagian tubuh ini sangat rentan. Mengapa?
Pertama karena berat kepala bayi baru lahir masih dominan sehingga membebani leher.
Kedua, belum sempurnanya sambungan otak kiri dan otak kanan membuat gerak tangan dan kaki si bayi belum bisa dikontrol secara sepenuhnya.
Kemudian bayi berusia 4-5 bulan. Pada usia ini orang tua bisa sedikit memberi bayi ruang agar bisa bergerak bebas. Bayi di usia ini biasanya sudah bisa menopang kepalanya dan sudah bisa mengontrol pergerakan tangan dan kakinya.
Di usia lebih dari 1 tahun, orang tua bisa menggunakan posisi atau berbagai jenis teknik menggendong. Tapi perlu disesuaikan dengan rasa aman dan nyaman pada bayi.
Berikut teknik menggendong bayi dilansir dari theAsianParent;
1. Cradle hold
Kepala bayi ditempatkan pada lekukan salah satu siku lengan lalu lengan satunya lagi memeluk bayi. Posisi ini bagus untuk skin to skin, bahkan bayi bisa saja terlelap di posisi ini.
2. The belly hold
Salah satu lengan bisa dijadikan tempat bersandar dada bayi. Sementara lengan yang satunya lagi untuk menahan punggungnya. Posisi ini biasanya untuk membuat bayi bersendawa setelah menyusu.
3. The hip hold
Bayi duduk di salah satu tulang pinggul bunda dengan posisi lengan melingkar di sekitar pinggang bayi. Saat melakukan teknik ini pastikan si bayi sudah bisa menopang kepalanya sendiri.
4. The shoulder hold
Sandarkan kepala bayi di salah satu bahu. Kemudian gunakan kedua lengan masing-masing untuk menahan bokong menopang punggung atau leher bayi.
5. The sling hold
Teknik ini biasanya dilakukan menggunakan gendongan. Namun jangan pernah membawa lebih dari 1 bayi dalam 1 gendongan.
6. Face to face hold