Hati-Hati, Ini 5 Penyebab Darah Tinggi yang Wajib Dihindari!

Ilustrasi orang punya penyakit darah tinggi
Sumber :
  • pexels

GorontaloTekanan darah tinggi atau yang disebut dengan hipertensi adalah salah satu penyakit yang cukup berbahaya dan tidak bisa dianggap enteng. 

img_title 8 Penyakit yang Sering Kambuh Setelah Lebaran, Bagaimana Mengatasinya?

Hipertensi ini termasuk ke dalam salah satu daftar penyakit silent killer atau yang dapat membunuh dalam diam tanpa adanya peringatan sebelumnya. 

Tekanan darah yang normal sekitar 90/60 mmHg hingga 120/80 mmHg untuk orang dewasa. Apabila melebihi dari itu, berati kamu sedang mengalami tekanan darah yang termasuk tinggi. 

img_title Kenali! Ini Faktor Darah Tinggi yang Tidak Bisa Dihindari

Nah, sebenarnya apa sih penyebab timbulnya hipertensi ini? Simak selengkapnya di bawah ini, jika kamu ingin mengetahuinya! 

Umumnya tekanan darah tinggi ini disebabkan oleh berbagai hal yang tidak dapat dihindari seperti riwayat keluarga yang jug mempunyai tekanan darah tinggi. Tapi ada juga beberapa kondisi atau kebiasaan yang dapat menyebabkan tekanan darahmu menjadi tinggi lho! 

img_title Pastikan Kualitas Pupuk NPK Phonska di Gorontalo Terjamin, Pupuk Indonesia Gelar Program PI Menyapa

1. Pola makan yang tidak sehat

Penyebab darah tinggi juga berkaitan dengan konsumsi makanan tidak sehat, seperti makanan yang asin dan berlemak atau tinggi kolesterol

Jarang mengonsumsi makanan tinggi kalium, seperti bayam, salmon, dan kacang-kacangan, juga dapat menyebabkan kekurangan kalium. Hal ini juga dapat meningkatkan risiko Anda terkena hipertensi.

2. Obesitas

Berat badan berlebih atau obesitas dapat meningkatkan risiko Anda terkena darah tinggi. Semakin gemuk tubuh seseorang, semakin banyak darah yang diperlukan untuk memasok oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Ketika volume darah meningkat, tekanan dalam pembuluh darah pun akan meningkat.

3. Jarang olahraga 

Orang yang jarang olahraga cenderung memiliki detak jantung yang lebih tinggi dan rentan terkena obesitas. Hal ini dapat membuat jantung harus bekerja lebih keras, sehingga meningkatkan risiko terjadinya hipertensi.

4. Merokok dan konsumsi alkohol

Perlu diketahui bahwa zat kimia pada tembakau dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah, sehingga meningkatkan tekanan dalam pembuluh darah dan jantung.

Kondisi ini tidak hanya dapat dialami oleh perokok aktif, tetapi juga perokok pasif.

Begitu juga dengan konsumsi minuman beralkohol yang berlebihan. 

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi minuman beralkohol lebih dari 7 kali per minggu, berisiko tinggi mengalami hipertensi. 

Halaman Selanjutnya
img_title