Merasa Dirugikan, Owner Geprek Tiar Lapor Polisi
- Istimewa
Gorontalo – Owner rumah makan Geprek Tiar, Supriadi Lameo merasa dirugikan dengan isu rumah makan ayam geprek di Gorontalo yang diduga pakai penglaris.
Isu ini belakangan ramai di kalangan netizen Gorontalo. Nama rumah makan Geprek Tiar pun ikut terseret di dalamnya.
Kepada VIVA Gorontalo, Supriadi mengaku masih mencari siapa yang membuat isu ini sehingga menyeret nama rumah makan yang dia rintis sejak tahun 2020 lalu.
Kendati dalam gambar dan testimoni yang beredar tidak disebutkan nama Geprek Tiar, Supriadi mengaku hal itu tetap berdampak pada usahanya.
"Karena dia munculkan gambar itu, muncul juga tuduhan ke geprek tiar, biar dia tidak menyebut geprek tiar tapi efeknya ada ke geprek tiar," ungkap Supriadi.
Supriadi menduga isu dan sketsa jin yang heboh di medsos itu dibuat oleh oknum yang tidak senang dengan usahanya.
"Sebelum ini kejadian saya sudah cerita dengan istri kedepannya mungkin kita akan dapat isu yang tidak enak karena ini banyak pengunjung," ujar Supriadi.
"Tentu dengan tujuan menjatuhkan rumah makan geprek tiar. Yang punya rumah makan bisa jadi. Mungkin karena rumah makannya sepi, bukannya menuduh juga," sambungnya.
Sampai dengan saat ini, Supriadi masih mencari oknum yang menyebarkan dan membuat sketsa jin yang diduga penglaris rumah makan.
Ia bahkan telah melaporkan masalah ini ke polisi pada hari ini, Kami 27 April 2023.
"Cuma kita ada tindakan untuk menyelesaikan ini, kita masih mencari pembuat gambar itu, apa tujuannya dan tujuannya ke rumah makan mana," kata Supriadi.
"Kita sudah melapor ke Polda, Bareskrim sudah tangani. mudah-mudahan secepatnya siapa yang buat gambar itu," sambungnya.
Lebih lanjut Supriadi menegaskan jika sejauh ini tidak pernah terjadi hal-hal aneh di rumah makan miliknya.
Dia pun yakin meski ikut terseret dalam isu tersebut, RM Geprek Tiar akan tetap eksis.
"Pelanggan tidak pernah mengalami kejadian-kejadian negatif di rumah makan. Kejadian-kejadian ganjil seperti yang dikatakan itu tidak pernah terjadi di Geprek Tiar," jelas Supriadi.
"Apapun yang dikatakan, Geprek Tiar akan tetap eksis untuk pelanggan dengan harga terjangkau," pungkas pungkasnya.