Sudah Mabuk, Perempuan di Gorontalo Hina Seragam Satpol Kain Pembersih Kotoran Ayam
- VIVA Gorontalo / Fajrin
VIVA Gorontalo – Seorang pemandu karaoke di Gorontalo, Herlinda Manikome (36) menghina seragam Satpol PP sebagai kain pembersih kotoran ayam.
Herlina mengatakan hal itu karena kesal KTP miliknya diperiksa dan ditahan Satpol PP Kabupaten Gorontalo saat razia minuman keras (miras) dan tempat hiburan malam, Sabtu, 13 Januari 2024.
Parahnya lagi, hal itu dikatakan lewat siaran langsung Facebook pribadinya.
Atas tindakannya itu, Herlinda mendapat panggilan dari Satpol PP Kabupaten Gorontalo untuk mengklarifikasi ucapannya itu.
Herlinda mengaku saat itu dirinya sudah dalam kondisi mabuk dan terbawa emosi.
"Masalah KTP, mereka (Satpol-PP) tahan dan mereka bawa KTP. Jadi saya emosi. Waktu itu juga saya mabuk dibawah minuman keras, jadi terbawa emosi," kata Herlinda, Selasa, 16 Januari 2024.
Minta maaf
Perempuan kelahiran Manado ini akhirnya minta maaf.
Ia diminta membuat video klarifikasi sekaligus permintaan maaf.
Herlinda pun menyanggupinya lantaran sadar bahwa tindakannya salah.
"Saya sadari bahwa saya bersalah, dan berjanji tidak mengulangi perbuatan tersebut. Saya atas nama pribadi memohonkan maaf kepada pihak-pihak yang terkait atau tersinggung dengan ucapan saya," kata Herlinda.
Kronologi
Sekadar diketahui, Herlinda lewat siaran langsung mengatakan seragam Satpol PP bisa dijadikan kain pembersih tahi ayam.
Ia kesal karena KTP miliknya ditahan satpol PP.
Ia bahkan membandingkan cara Satpol PP dan polisi melakukan razia.
Dia bilang, polisi cuma sekadar memeriksa dan tidak sampai menyita KTP.
Kejadian ini diketahui berlokasi di Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo.
"Maksudnya mereka itu kalau cuma melihat KTP, lihat saja begitu. Sedangkan Polres dan Polda, Polsek disini periksa KTP cukup ambil gambar," kata Herlinda saat siarn langsung.
"Ini mereka yang berseragam pembersih kotoran ayam. Memang, seragam mereka bisa dijadikan pembersih kotoran ayam," ujarnya.