Usai Trending, Keluarga Klarifikasi Pengakuan Alya yang Ngaku Anak Mamah Dedeh

Kolase foto Mamah Dedeh dengan Alya
Sumber :
  • Istimewa

Gorontalo – Keluarga Mamah Dedeh akhirnya buka suara setelah video perempuan bernama Alya yang mengaku sebagai anaknya Mamah Dedeh.

Korban Anak Hilang di Gorontalo Disebut Tersangka Anak Kandungnya, Terlanjur Tipu Suami

Pengakuan Alya dibantah langsung oleh putri Mamah Dedeh sendiri yakni Mia.

Mia bilang, dalam keluarganya tidak ada yang namanya Alya. Anak Mamah Dedeh hanya empat orang.

Cerita Alya yang Ngaku Anaknya Mamah Dedeh, Pilih Murtad dan Terusir dari Rumah

"Enggak ada (anak Mamah yang namanya Alya), kami berempat," ucap Mia membantah pengakuan Alya.

Sebelumnya, muncul perempuan bernama Alya Theresia Syarifuddin yang mengaku sebagai anak kandung dari pendakwah kondang, Mamah Dedeh.

Sungguh Terlalu! 8 Tahun Ditinggal Cerai Istrinya, Anak Kandung Dicabuli

Alya bilang dia diusir Mamah Dedeh dari keluarga karena memilih pindah agama dari Islam ke Kristen. Padahal, ia sejak kecil taat beragama Islam.

"Saya lahir dari keluarga campuran. Bapak orang Betawi bernama Syarifuddin dan ibu saya Dedeh Rosidah alias Mamah Dedeh orang Sunda. Bapak saya seorang kiai. Ibu saya pendakwah," ucap Alya, dikutip dari IntipSeleb pada Senin 3 April 2023.

Alya mengaku saat kecil dirinya diarahkan menjadi anak perempuan yang taat beragam. Namun, secara tidak sengaja dia membaca isi alkitab.

Ia tertarik dengan isi alkitab. Pacarnya saat itu dia dan masuk kristen, tapi gagal. Ia pun memilih masuk kristen sendiri. Di salah satu gereja di Bandung Alya telah dibaptis.

"Sejak kecil, saya beserta saudara-saudara diarahkan menjadi orang yang taat beragama. Sekarang saya sudah menerima Yesus dalam kehidupan saya. Puji Tuhan tidak akan berubah sampai kapanpun juga," kata Alya.

Alya sempat ragu memberitahu orang tuanya jika sudah murtad. Sebab itu, Alya memilih menjauh dari keluarganya.

Mendengar kedua orang tuanya mau berangkat ke tanah suci, Alya memberanikan diri menghadap. Sayangnya, Alya malah diusir.

"Dengan tuntunan Roh Kudus, saya beranikan diri datang ke rumah orang tua. Saya terus berdoa agar mereka bisa menerima saya kembali," ucap Alya.