Ketum PKB Minta Pemilihan Gubernur Dihapus Tahun 2024 atau Dipilih DPRD
- IG @cakiminow
Gorontalo – Ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar meminta agar pemiihan gunernur dihapus. Cukup Pilpres dan Pilkada yang dipilih masyarakat.
Politikus yang akrab disapa Cak Imin ini beranggapan bahwa selama ini masyarakat hanya bersentuhan langsung dengan bupati maupun walikota.
Sebaiknya, Pilgub dipilih oleh pemerintah pusat atau DPRD.
"Apakah dimulai usulan DPR diserahkan kepada presiden, atau dari presiden tiga nama diserahkan kepada DPRD untuk memilih. Terserah, yang penting itu adalah tangan panjang pemerintah pusat," kata Cak Imin dikutip dari Viva.
Sementara itu, Presiden Jokowi sudah menanggapi pernyataan tersebut. Kata Jokowi, penghapusan pemilihan gubernur harus melalui kajian yang mendalam.
Salah satunya dari segi efisiensi kontrol terhadap pemerintah di kabupaten/kota.
"Perlu semua kajian, perlu perhitungan, perlu kalkulasi apakah bisa menjadi lebih efisien atau nanti rentang kontrolnya terlalu jauh dari pusat langsung," kata Jokowi.
Melelahkan
alasan utama Cak Imin meminta penghapusan Pilgub karena jabatan Gubernu dengan Pilkada langsung tidak efektif. Dia pun meminta agar usulannya itu bisa segera dilakukan pada tahun 2024.
"Tidak sebanding dengan lelahnya Pilkada secara langsung baik itu zona kompetisi pilkada langsung maupun praktek-praktek pemerintahan yang tidak bersentuhan langsung dengan rakyat," kata Cak Imin.