Dari Kasus Narkoba hingga Teror, Ada Apa dengan Sepak Bola Vietnam dan Malaysia?
- AP Photo/Thanassis Stavrakis
VIVA Gorontalo – Dunia sepak bola Vietnam dan Malaysia dirundung masalah usai gelaran Piala AFF U-23 2024.
Baru-baru ini, lima pemain berlabel Timnas Vietnam ditangkap polisi karena terlibat penyalahgunaan narkoba.
Kelima pemain itu bermain untuk klub Hong Linh Ha Tinh.
Kelima pemain tersebut ialah Nguyen Trung Hoc, Nguyen Ngoc Thang, Duong Quang Tuan, Nguyen Van Truong, dan Dinh Thanh Trung.
Mereka tertangkap bersama lima orang lainnya di sebuah hotel pada 4 mei 2024 kemarin.
Federasi sepak bola Vietnam, VFF menilai kasus ini mencoreng dunia sepak bola Vietnam.
Apalagi, di bulan November mendatang, Vietnam akan menjadi tuan rumah Piala AFF 2024.
VFF pun telah menjatuhkan sanksi kepada lima pemain tersebut.
Berdasarkan keputusan No. 277/QD-LDBĐVN kelima pemain telah dikenakan sanksi berupa pelarangan bermain untuk sementara hingga proses pemeriksaan selesai.
Dinh Thanh Trung, salah satu pemain Vietnam yang ditangkap
- Soha Vn
Lebih parah lagi sepak bola Malaysia.
Sebelum kasus pemain Timnas Vietnam, sepak bola Malaysia dihebohkan dengan teror terhadap tiga pemain Timnas Malaysia: Faisal Halim, Akhyar Rashid, dan Syafiq Rahim.
Faisal Halim, salah satu pemain yang mencetak gol ke gawang Korea Selatan pada Piala Asia U-23 kemarin mendapat teror paling parah.
Faisal Halim sampai mengalami luka bakar stadium 4 akibat siraman air keras.
Kemudian Akhyar Rashid yang menjadi korban perampokan hingga menderita luka jahit di kepala dan di kaki.
Terkahir ada Syafiq Rahim. Ia menerima teror berupa penyerangan.
Beruntung hanya mobilknya yang dirusak saar Syafiq Rahim sedang menjalani latihan.
Ada apa dengan sepak bola Vietnam dan Malaysia?