Fakta Pesan Terakhir Putri Candrawathi Sebelum Wafat: Ingin Satu Liang Lahat Dengan Sambo

Ibu PC dan sampul video hoax
Sumber :
  • Youtube Central Berita Indonesia

Gorontalo – Kabar mengejutkan datang dari kasus pembunuhan berencana Brigadir Yousan N Hutabarat atau Brigadir J. 

img_title 6 Cara Melihat Pesan WhatsApp yang Telah Dihapus Tanpa Aplikasi, Silakan Dicoba

Kabar yang sempat menghebohkan sosial media beberapa waktu lalu adalah salah satu pelakunya, yakni Putri Candrawathi, istri dari tersangka Fredy Sambo dikabarkan telah meninggalkan sebuah pesan terakhirnya. 

Sebagaimana yang dikabarkan melalui kanal YouTube Central Berita Indonesia yang memiliki lebih dari 82 ribu pengikut. Video itu mengklaim Putri Candrawathi sudah meninggal dunia dalam masa penahanannya dan dimakamkan dalam satu Liang lahat dengan Ferdy Sambo suaminya. 

img_title Sahabat Juga Bisa LDR! Ini 7 Tips Kuatkan Ikatan Persahabatan Meski Jarang Bertemu

"Jenazah PC Akan Di Makamkan Satu Liang Lahat Dengan Ferdy Sambo Sesuai Pesan PC Sebelum Meninggal," seperti itulah judul dari videonya. 

Narasi yang tak kalah mengejutkan adalah tulisan yang ada di bagian sampul video. Tulisan itu memperlihatkan foto PC dalam sebuah pigura. 

img_title 5 Alasan Mengapa Seseorang Suka Mematikan Centang Biru di WhatsApp, Apa Kamu Termasuk?

Bukan hanya itu, terlihat juga foto Presiden Joko Widodo, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo serta Hakim Wahyu Iman Santoso. Pemilik video menarasikan presiden Jokowi ikut memakamkan jenazah Putri. 

"Presiden Jokowi Tercengang Kaget Saat Menyaksikan Proses Pemakaman PC," kata pemilik video.

"Azab Itu Nyata. Permintaan Terakhir Putri Candrawathi Terwujud Ingin Di Makamkan Satu Liang Lahat dengan Ferdy Sambo, Namun Tiba Tiba LIang Lahat Sambo Mengeluarkan Api Dan Bau Busuk," imbuhnya.

Sontak saja narasi itu sangat mencengangkan, namun seperti apa kebenarannya?

Jika didengarkan dengan baik-baik terungkap ada ketidaksesuaian antara judul, narasi di bagian sampul, serta substansi dari video berdurasi 4 menit 14 detik itu. 

Faktanya video malah membahas perihal momen yang tidak biasa di persidangan Putri Candrawathi yang notabene seorang penganut agama Kristen.

Si narator hanya menyoroti momen ketika Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengutip salah satu ayat dari Al Quran tentang konsekuensi yang harus dihadapi pelaku pembunuhan. Namun narator kemudian mengutip ayat senada dari Alkitab.

Tapi sampai akhir video sama sekali tidak ada pembahasan mengenai kematian Putri Candrawathi hingga permintaan terakhir itu untuk dimasukkan di satu liang lahat dengan sang suami, Ferdy Sambo

Halaman Selanjutnya
img_title