Hasil Labfor: 12 Korban Mbah Slamet Meninggal karena Sianida

Mbah Slamet saat diminta menunjukkan kubur para korban
Sumber :
  • Teguh Joko Sutrisno

Gorontalo – Hasil uji laboratorium forensik menunjukkan 12 korban pembunuhan dukun pengganda uang Mbah Slamet tewas karena menelan sianida.

Pasutri Korban Mbah Slamet Bertambah, Masih Sama dari Lampung

Kabid Labfor Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Slamet Iswanto mengatakan temuan itu diperkuat dengan ditemukannya 2 butir serbuk apotas yang mengandung sianida dan tablet klonidin.

Dalam praktiknya, Mbah Slamet dan rekannya, BS menggunakan dua zat tersebut sebagai pantangan dalam ritual penggandaan uang.

Tragis! Pasutri Asal Lampung Cuma Pamit Kerja, Ternyata Jadi Korban Pembunuhan Mbah Slamet

Pelaku meminta korbannya menelan dua zat tersebut apabila ingin ritualnya berhasil.

"Penggunaan dua jenis pil itu merupakan modus dari pelaku," jelas Kombes Slamet, seperti dikutip dari VIVA.co.id Jumat 7 April 2023.

Bahaya sianida dan klonidin

Korban Mbah Slamet Meninggal karena Lemas, Tidak Ada Unsur Kekerasan

Kombes Slamet menjelaskan sianida adalah senyawa beracun yang sangat cepat merusak sel-sel tubuh. Bahkan reaksinya hanya berkisar 1 hingga 5 menit setelah menelannya.

Sementara klonidin adalah obat antihipertensi golongan penghambat reseptor alfa agonis kerja sentral.

"12 korban itu positif mengandung sianida. Jadi bisa diambil kesimpulan korban meninggal karena sianida," tegas Kombes Slamet.

Kombes Slamet menambahkan bahwa pihaknya sampai dengan saat ini masih melakukan proses identifikasi korban.

Jenazah korban Mbah Slamet Banjarnegara

Photo :
  • Teguh Joko Sutrisno

Kronologi

Kasus pembunuhan berantai yang dilakukan Mbah Slamet ini sempat menghebohkan publik. Modusnya adalah penggandaan uang.

Awal mula terbongkarnya kasus ini adalah laporan warga ke Polres Banjarnegara terkait orang hilang.

Dari keterangan pelapor, dugaan polisi mengarah ke Slamet Tohari alias Mbah Slamet.

Polisi lalu melakukan penyelidikan ke rumah terduga pelaku. Dari hasil pemeriksaan, Mbah Slamet mengakui perbuatannya.

Polisi juga melakukan penggalian di sebuah ladang yang disebut menjadi tempat Mbah Slamet mengubur korbannya.

Alhasil, polisi menemukan 12 mayat yang terkubur di beberapa liang lahat. Bahkan ada satu liang lahat diisi oleh dua orang korban.

Daro keterangannya, Mbah Slamet tega menghabisi nyawa korban karena jengkel ditagih uang hasil penggandaan.

Artikel ini sudah tayang di VIVA.co.id pada hari Jumat, 7 April 2023 dengan judul: Kepala Labfor: Korban Dukun Mbah Slamet Telan Sianida, Meninggal dalam Waktu 5 Menit