Eks Pengikut Al Zaytun: Dulu Kami Yakin Panji Gumilang Nabi Pengganti Nabi Muhammad
- Wikipedia
Jakarta, VIVA Gorontalo – Baru-baru ini, mantan pengikut Panji Gumilang di Pondok Pesantren Al Zaytun buka-bukaan soal kesesatan mantan junjungannya itu.
Adalah Ken Setiawan, eks pengikut Panji Gumilang mengungkap kesesatan Panji Gumilang saat tampil di kanal YauTube ReligiOne.
Menurut pengakuan Ken, dulu Panji Gumilang dianggap sebagai nabi setelah Nabi Muhammad.
"Jadi dulu kami meyakini Panji Gumilang adalah nabi baru setelah Nabi Muhammad," kata Ken.
Selain menganggap Panji Gumilang sebagai nabi, para pengikutnya juga diajari syahadat ngawur di Pondok Pesantren Al Zaytun.
Ken bilang syahadat ngawur itu terlihat dari kalimat 'Tiada Tuhan Selain Allah' menjadi 'TIada negara selain negara Islam'.
Syahadat ngawur ini tertuang dalam Rukun Islam ala Al Zaytun dan dijelaskan dalam sebuah buku.
Buku tersebut ditulis oleh orang yang sekarang disebut Gubernur Negara Islam Indonesia (NII).
"Ajaran sesatnya, dia telah mengubah rukun Islam. Rukun Islamnya sama, tapi syahadatnya ini yang diajarkan di gerakan teritorial," ungkap Ken Setiawan seperti dilansir dari kanal YouTube ReligiOne pada Senin, 26 Juni 2023.
"Jadi ajarannya di dalam bahwa syahadat itu bukan tiada Tuhan selain Allah, tapi tiada negara kecuali negara Islam. Barang siapa bernegara selain negara Islam maka dia kafir, mereka menganggap Indonesia hukumnya masih jahiliyah, Pancasila, KUHP, peninggalan penjajahan Belanda, ini harus diganti dengan negara Islam," lanjutnya.