Prabowo Subianto Berandil Besar dalam Karier Politik Jokowi, Ini Buktinya
- Istimewa
VIVA Gorontalo – Prabowo Subianto memiliki andil besar di balik moncernya karier politik Joko Widodo.
Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Survei and Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara.
Igor mengungkapkan bahwa Prabowo Subianto adalah orang yang menawarkan Jokowi kepada Megawa Soekarnoputri di Pilkada DKI Jakarta tahun 2012.
Saat itu, Jokowi bakal disatukan dengan Basuki Tjahja Purnama atau Ahok.
"Di Pilkada 2012 Pak Prabowo yang mengusung Jokowi dan berbicara dengan Megawati untuk menduetkan Jokowi dan Ahok," kata Igor.
Nama Prabowo Subianto memang kerap dikaitkan dengan Jokowi.
Ketua umum Partai Gerindra itu dinilai sosok yang tepat menjadi suksesor Jokowi.
Hal senada juga disampaikan Igor. Dirinya menilai Jokowi juga lebih tertarik berada di posisi Prabowo ketimbang Ganjar Pranowo sesama kader PDIP.
"Kalau saya kasih benang merahnya ya kenapa Jokowi lebih nyaman dengan Prabowo karena Prabowo punya poin terhadap keberhasilan Jokowi juga," ujarnya.
Prabowo Subianto
- Arsip Biro Pers Sekretariat Presiden
Capres paling terkenal
Berdasarkan hasil survei SPIN, Prabowo menjadi capres paling terkenal.
Selain itu, kata Igor Prabow saat ini telah menjadi trendsetter politik Indonesia.
"Prabowo sudah menjadi trendsetter itu dalam politik, artinya yang tadi saya ungkap the new Prabowo," kata Igor dalam keterangannya, Senin, 10 Juli 2023 kemarin.
Igor menilai Prabowo Subianto sebagai sosok yang benar-benar cocok disebut negarawan saat ini.
Menteri Pertahanan itu sangat ikhlas dan tulus membela kepentingan rakyat.
Kinerja Prabowo juga bisa diadu baik sebagai Menteri Pertahanan maupun Ketua Umum Partai Gerindra.
Hal senada juga disampaikan Managing Direktur Ipsos Indonesia, Soeprapto Tan.
Menurutnya Prabowo Subianto mendapat sentimen positif tertinggi di media sosial sebesar 19,7 persen.
Hasil ini membuka potensi Prabowo Subianto dapat meraup suara milenial dan gen Z pada Pilpres 2024 mendatang.
"Sangat potensial untuk dapat meraih suara kelompok gen Z dan millenial pada Pemilu 2024 mendatang,” ujar Soeprapto.