Raja Juli Antoni Beberkan Kondisi David: Matanya Terbuka, Ada Air Mata
- Twitter @seeksixsuck
Gorontalo – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Raja Juli Antoni membeberkan kondisi David, korban penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satrio.
Kata Raja Juli Antoni, David terlihat seperti baru bangun tidur. Matanya sempat meneteskan air mata.
"Tadi saya diizinkan untuk masuk ke ruang ICU, saya tidak memiliki background medis sama sekali jadi saya tidak bisa menyampaikan apa yg terjadi secara medis," kata Raja Juli Antoni usai menjenguk David di rumah sakit Mayapada Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (01/03/023).
"Tadi David semacam bangun dari tidur, tidak bicara apa-apa tapi matanya terbuka, ada air mata keluar," sambungnya.
Menurut keterangan dokter kondisi David saat ini menunjukkan perkembangan positif.
Kendati demikian, anak pengurus pusat GP Ansor, Jonatahan Latumahina itu masih terlihat mengerang kesakitan akibat penganiayaan yang menimpanya pada Senin 20 Februari 2023 lalu.
"Saya menghindari untuk memberikan pernyataan, lagi-lagi saya tidak punya latar belakang medis, tapi waktu itu dia bangun dalam artian tidak tidur," ungkap Raja Juli.
"Semacam mengerang kesakitan, matanya setengah terbuka, tapi kata dokter dia bangun dan tidak lama kemudian dia tidur lagi," lanjutnya.
Berharap kasus terakhir
Sebagai orang tua yang juga punya anak remaja, Raja Juli merasa sedih melihat kondisi David saat ini.
Ia pun berharap kasus ini menjadi yang terakhir baik yang dilakukan remaja atau masyarakat umum.
"Yang paling penting tentu sebagai orang yang punya anak, anak remaja juga, saya bener-bener merasa sedih ya, dan sekaligus berharap bahwa kasus seperti ini adalah kasus terakhir yang dilakukan remaja terhadap remaja yang lain," pungkasnya.
Trauma di kepala
Tim Dokter rumah sakit Mayapada Kuningan Jakarta menyampaikan bahwa David mengalami trauma di kepala atau anomia.
Namun, hal ini masih bersifat sementara dan masih dalam perkembangan.
“Saya tegas menyatakan untuk kerusakan kita tidak bisa detail dulu, karena ini masih dalam perkembanganya, tapi yang jelas ini masih dalam perkembangannya, tapi yang jelas ini ada ya, bahasa anomia trauma kepala,” ujar koordinator Tim Icu RS mayapada kuningan, Dr. Franz Pangalila Selasa 28 Februari 2023 kemarin.