Isu Reshuffle Kabinet: Surya Paloh Asyik Temui Airlangga dan Ingin Jumpa Megawati
- twitter @golkar_id
Gorontalo – Isu reshuffle kabinet belakangan ini ramai dibahas. Rencananya, Presiden Joko Widodo akan melakukan reshuffle kabinet hari ini atau Rabu Pon. Namun, hal itu tak kunjung dilakukan.
Isu ini mencuat ke publik setelah NasDem mendeklarasikan dukungan untuk eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan maju pada Pilpres tahun depan. Adalah PDIP yang mengatakan NasDem membelot dan meminta Jokowi mengganti Menteri dari NasDem di kabinet.
Saat ini ada tiga kader NasDem yang mendapat mandat Jokowi-Ma'ruf sebagai Menteri. Ketiga orang itu adalah Syahrul Yasin Limpo, Johnny G Plate dan Siti Nurbaya Bakar.
Namun demikian, Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh mengaku tak mempermasalahkan hal tersebut. Ia bahkan sudah menemui Jokowi beberapa waktu lalu.
"Masalah reshuffle sepenuhnya hak prerogatif presiden," kata Surya Paloh dikutip dari cnbcIndonesia, Rabu 1 Februari 2023.
Selain telah menemui Jokowi, Surya Paloh malah ingin bertemu dengan PDIP dan Megawati Soekarnoputri,. Padahal, isu reshuffle itu berhembus dari pihak PDIP.
"Kalau ada yang bilang reshuffle inilah, ya kita memang harus bisa pahami ini proses dalam pematangan dan kematangan dalam berpolitik," kata Surya Paloh.
Terkait keinginannya bertemu PDIP, Surya Paloh mengatakan tinggal menunggu waktu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Tinggal atur aja. Barangkali Ibu Mega ada waktu yang baik," pungkas Surya Paloh.
Sebelumnya, Surya Paloh juga telah bertemu Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto Rabu 1 Februari 2023. Usai pertemuan tersebut, Airlangga malah bilang kalau Rabu Pon ini merupakan waktu pertemuan Golkar dan Nasdem di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Pusat.
"Tentu silaturrahmi ini lanjutan sesudah Partai Golkar datang ke Kantor NasDem. Ini pertama kali NasDem kesini pasca Covid," kata Airlangga dikutip dari detik.com.