Partai Ummat Bawa-bawa Politik Identitas, Bawaslu Protes Keras
- VIVA / Rosikin
Gorontalo – Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja bakal menegur Partai Ummat lantaran membawa-bawa politik identitas.
Bagi Rahmat politik identitas menjadi musuh demokrasi. Sebab, suburnya politik identitas bisa menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.
"Kami protes keras, kami akan tegur pihak yang bersangkutan kalau ngomong seperti itu. Kita punya keprihatinan bersama, kita punya concern bersama untuk tidak menggunakan politisasi identitas," kata Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja kepada wartawan, Senin, 20 Februari 2023.
Kata dia, dalam ruang demokrasi ada sebuah kesepakatan bersama bahwa republik Indonesia didirikan atas dasar 5 agama.
Sehingga saling meniadakan identitas yang lain itu sama saja memancing persoalan.
Atas dasar tersebut, Rahmat mengingatkan Partai Ummat dan semua Parpol agar tidak menyulut politik identitas dalam gagasan-gagasannya.
"Kita harus bijaksana, ini adalah ruang terbuka di mana toleransi harus di kedepankan. Jangan disulut dengan yang lain-lain, itu akan menjadi persoalan besar untuk ke depannya," tandasnya.
Partai Ummat
- Viva.co.id
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi menyinggung narasi politik identitas pada Rakernas Partai Ummat pada 13 Februari 2023 lalu.
Kata Ridho, Partai Ummat akan mengajarkan bagaimana politik identitas yang baik lantaran saat ini politik identitas digambarkan negatif.
"Kami adalah politik identitas. Kita akan jelaskan, kita akan jelaskan. Tanpa moralitas agama, politik akan kehilangan arah dan terjebak dalam moralitas yang relatif dalam etika yang situasional," kata Ridho.